Rabu, 23 Januari 2013

Langkah-langkah Penelitian Rancangan Usaha Penelitian



Bab I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang
Di dalam membuat sebuah penelitian, tentunya seorang peneliti harus mempunyai sebuah kerangka berfikir atau rancangan penelitian. Rancangan tersebut harus sudah dipahami dengan benar karena merupakan syarat untuk meneruskan penelitiannya ke tingkatan yang lebih rumit. Bada butir-butir pembahasan ini akan dijelaskan mengenai langkah awal yang harus diambil oleh peneliti untuk melakukan penelitian dengan baik dan benar. Jika pada awal penelitian sudah tepat,m kita akan lebih merasa terbantu untuk meneruskannya. Tetapi jika salah dalam pengambilan langkah awal, maka akan terasa sulit dalam menjelaskan selanjutnya.

B.     Masalah
1.        Bagaimana membuat sebuah penelitian dengan memperhatikan tinjauan kritis?
2.        Bagaimana cara peneliti menghubungkan setiap bagian-bagian kerangka penelitiannya?

C.     Tujuan
1.        Bisa membuat sebuah penelitian dengan memperhatikan tinjauan kritis.
2.        Bisa menghubungkan setiap bagian-bagian kerangka penelitiannya




D.    Manfaat
1.      Manfaat Teoritis
a.       Bisa mengoreksi dan memahami sebuah penelitian
b.      Bisa membuat penelitian dengan baik dan benar
2.      Manfaat Praktis
a.    Bisa mengajarkan kepada peserta didik tentang cara membuat sebuah penelitian.
b.    Bisa menilai dan menguji sebuah penelitian dengan melihat tinjauan kritisnya.

Selasa, 22 Januari 2013

Cara menghilangkan Backlist Smadav 9.2 dan Menjadikannya Ke Pro

Cara menghilangkan Backlist Smadav 9.2 dan Menjadikannya Ke Pro 


1.      Nonaktifkan Smadav yang ada di Systray (pojok kanan bagian bawah) dengan cara klik kanan kemudian pilih Exit.
2.      Masuk ke Registry Editor (regedit) yaitu dari Start > Run (Ketikan kata regedit didalam boxnya) atau langsung menggunakan short cut: Tombol keyboard bergambar logo Windows dengan tombol R, tekan kedua tombol tersebut.
3.      Kemudian Masuk ke Tree Menu (folder) Registry : HKEY_CURRENT_USER, Software, Microsoft, Notepad.
4.      Kemudian cari file yang bernama: IfPitchΔndFamily, IfPitchΔndFamily2, IfPitchΔndFamily3, berapa pun dan apapun jika nama mengandung kata IfPitchΔndFamily dan ketemu hapus saja gan.
5.      Selanjutnya buka C:\Program Files\Smadav dan klik 2 kali pada file "SMΔRTP.exe" untuk menjalankan Smadav atau buka shortcut yang ada di dekstop (biasanya ada).
6.      Masukkan Username dan Key nya di settings smadav tersebut.
Username : MUT downloadgratis34.com
Key : 993899840670

Sabtu, 29 September 2012

Konsep Aliran Sintaksis


Bab I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang
            Setiap aliran linguistic atau teori linguistic mempunyai cara pandangan tersendiri terhadap bahasa. Cara memandang dan menelaah bahasa antara aliran atau teori linguistic yang satu berbeda dengan aliran atau teori yang lain aliran tradisional mempunyai konsep sendiri dalam memahami dan menelaah bahasa. Demikian juga dengan aliran-aliran linguistic lainnya, seperti aliran structural, takmemik, dan transformasi aliran-aliran lingustik itu juga mempunyai konsep tersendiri dalam memahami dan menelaah bahasa. Konsep inilah yang menyebabkan adanya cara menganalisis sintaksis yang berbeda.
            Setelah anda memahami dan menguasai makalah ini diharapkan anda akan memperoleh dua manfaat, yaitu manfaat praktis dan manfaat teoritis. Manfaat teoritis berupa semakin meningkatnya pengetahuan anda mengenai berbagai teori sintaksis dan cara penguraiannya serta sekaligus untuk mengembangkan teori tersebut berdasarkan data bahasa yang anda jumpai. Manfaat praktis yang anda dapatkan ialah kemampuan anda membedakan berbagai model analisis sintaksis dan kemampuan menerapkan model analisis sintaksis dalam pengajaran bahasa.
B.     Masalah
1.      Bagaimana aturan konsep aliran-aliran yang terdapat di dalam sintaksis?
2.      Bagaimana cara menganalisis kalimat berdasarkan konsep aliran masing-masing tersebut?

C.    Tujuan
1.      Agar kita mengetahui dan bias membedakan cirri-ciri disetiap aliran tersebut.
2.      Agar kita bisa lebih menguasai di dalam proses penganalisisan kalimat berdasarkan konsep aliran tersebut.
Bab II
Pembahasan
A.    Kajian Teori
1.      Konsep Aliran Tradisional
Dalam sejarah perkembagan ilmu bahasa. Aliran Tradisional merupakan aliran pertama yang paling awal muncul sebelum aliran-aliran lainya. Sebagai aliran yang pertama, aliran ini banyak diwarnai oleh pemikiran pilsafat hal Ini tidak mengherankan karena cikal bakal aliran tradisional ada saat berkembangnya ilmu filsafat. Dengan demikian, sangat wajar cikal bakal aliran ini dihasilakan dengan oleh aliran pilsafat yaitu Plato yang pertama kali membicarakan tentang bahasa dengan mengemukakan dua konsep jenis kata, ini selanjutnya berkembang pesat dan menjadi cirri aliran tradisional. Namun kerangka piker dalam menelaah jenis kata masih dipengaruhi oleh cara berpikir filsafat permasalahan itulah yang akan dibahas lebih lanjut.

Sebagaimana dinilai para ahli bahasa, aliran ini didasarkan atas hasil studi bahasa yang umumnya dikenal sebagai perspektif student sehingga tata bahasanya disebut perspektif grammer. Inti dari tata bahasa perspektif ini adalah menghakimi benar salah pemakaian bahasa. Setiap berbahasa dan dimana pun tempatnya harus sesuai dengan kaidah bahasa yang telah ditetapkan. Apabila tidak, akan diyatakan salah, bila sesuia akan diyatakan benar. Dalam hal ini akan terasa benar kedudukan asli tata bahasa sebagai penguasa karena mereka membuat bahasa.

Salah satu ciri yang menonjol adalah mengutamakan kajian pada penjenisan kata. Hal ini dapat dibuktikan dari awal perkembangan hal ini dapat dibuktikan dari awal perkembangan melalui pendapat Plato yang membagi jenis kata bahasa yunani manjadi dua yaitu onoma dan rhema, dan kemudian muridnya, yaitu Aristoteles menambah satu golongan lagi sydesmos tradisi penjenisan kata ini dilanjutkan lagi Dyomsius Thrax yang membagi jenis kata menjadi delapan, yaitu (1) kata benda, (2) kata

Model Pembelajaran Kontemporer


BAB I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang

Pembangunan Nasional di bidang pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas melalui pendidikan merupakan upaya yang sungguh-sungguh dan terus-menerus dilakukan untuk mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya. Sumber daya yang berkualitas akan menentukan mutu kehidupan pribadi, masyarakat, dan bangsa dalam rangka mengantisipasi, mengatasi persoalan-persoalan, dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam masyarakat pada kini dan masa depan.
Satu diantara permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menigkatkan mutu pendidikan nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajaran, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan lain, dan peningkatan mutu manajemen sekolah, namun demikian, berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan yang memadai.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak pernah berhenti. Berbagai terobosan baru terus dilakukan oleh pemerintah melalui Depdiknas. Upaya itu antara lain dalam pengelolaan sekolah, peningkatan sumber daya tenaga pendidikan, pengembangan/penulisan materi ajar, serta pengembangan paradigma baru dengan metodologi pengajaran.

B.     Masalah

            Dari uraian latar belakang di atas, dapat dipaparkan beberapa masalah yang terdapat dalam materi makalah ini :
1.      Apakah yang termasuk dalam pendekatan dalam pengajaran?
2.      Apa saja termasuk dalam metode pengajaran?
3.      Apa saja yang dipelajari dalam pembelajaran tematik?
4.      Apa saja bagian-bagian pelaksanaan dalam pembelajaran?


C.     Tujuan

            Berdasarkan masalah yang akan menjadi pembahasan dalam makalah ini, maka tujuan yang diharapkan dapat dicapai yaitu :
1.      Memahami tentang pendekatan dalam pembelajaran.
2.      Dapat menjelaskan pengertian metode pembelajaran.
3.      Menjelaskan apa yang dimaksut tentang pembelajaran tematik.
4.      Memahami bagian-bagian pelaksanaan dalam pembelajaran.



BAB II
PEMBAHASAN
MODEL PEMBELAJARAN KONTENPORER
A.    Pendekatan, Srategi dan Metode.
a.    Pendekatan dalam pengajaran.
Pendekatan adalah suatu antar usaha dalam aktivitas kajian, atau interaksi, relasi dalam suasana tertentu, dengan individu atau kelompok melalui penggunaan metode-metode tertentu secara efektif. Contoh pendekatan-pendekatan dalam pembelajaran antara lain : CBSA, kontekstual, induktif, deduktif, spiral, pemecahan masalah dan sebagainya.
b.    Srategi Pembelajaran.
Srategi pembelajaran merupakan pendekatan dalam mengelola kegiatan, dengan mengintregasikan urutan kegiatan.
Srategi akan berguna dalam mengajarkan suatu topik apakah materi pelajaran tersebut disajikan kepada siswa baik secara perorangan maupun berkelompok.
c.    Metode Mengajar.
Metode mengajar adalah cara

Hakikat Strategi Pembelajaran dan PAIKEM


PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
               Kegiatan belajar dan mengajar yang diciptakan guru akan sangat berpusat pada guru, karena bertindak sebagai sumber informasi yang akan mentransfer informasi kepada siswa.  Siswa hanya pasif menunggu datangnya informasi. Proses belajar mengajar seperti itu menyebabkan siswa pasif, yang hanya memiliki pola belajar yang terkenal dengan DDCH (Datang, Duduk, Catat, Hafal), atau D4 (Datang, Duduk, Dengar, dan Diam).
               Pola pembelajaran seperti itu jelas tidak akan sesuai dengan banyaknya informasidari berbagai sumber yang harusnya dikuasai siswa. Siswa tidak bisa hanya mengandalkan guru satu-satunya sumber informasi. Siswa harus belajar mencari dari berbagai sumber informasi yang ada dan bisa lebih mudah didapatkan, misalnya: koran,buku pelajaran,internet,majalah, dan sebagainya.
               Supaya pembelajaran dapat mengaktifkan siswa dan efektif untuk mencapai tujuan, maka konsep belajar pembelajaran yang dipahami guru harus diubah. Depdiknas (2003:7-8) menyatakan bahwa guru perlu melakukan pembalikan makna dan hakikat belajar. Pandangan dan paradigma yang baru, belajar diartikan sebagai proses membangun makna/pemahaman terhadap informasi atau pengalaman. Akibat logis dari pengertian belajar itu, maka mengajar adalah kegiatan partisipasi guru dalam membangun pemahaman siswa(Depdiknas,2003:8).

 
B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah cara yang efektik dalam menarik perhatian siswa?
2.      Apa yang dimaksud dengan pembelajaran?
3.      Apa itu  PAIKEM?

C.    Manfaat
1.      Makalah ini dibuat dengan maksud dapat dijadikan sebagai acuan atau pedoman sebagai seorang calon pengajar.
2.      Dengan membaca dan memahami isi dari makalah ini, pembaca akan memperoleh pengayaan akan informasi tentang pendidikan pada umumnya.


BAB II
PEMBAHASAN
1.      Hakikat Strategi Pembelajaran
            Istilah strategi perdekatan maknanya dengan kata-kata: Pendekatan, metode, teknik, taktik, cara, dan siasat. Istilah ini mengisyaratkan pada berbagai upaya dalam melaksanakan sesuatu. Iskandarwassid dan Sunendar (2008:3) menyatakan bahwa secara umum pengertian strategi adalah suatu garis-garis haluanbertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan.
            Pengajaran adalah proses, cara, dan perbuatan mengajar. Mengajar adalah kegiatan-kegiatan membuat siswa belajar. Belajar adalah proses membangun makna atau pemahaman terhadap informasi dan pengalaman (Depdiknas, 2003:8). Dengan demikian, pengajaran adalah proses, cara, dan perbuatan yang digunakan guru dalam berpartisipasi membangun pemahaman siswa dari berbagai sumber informasi.
            Ada empat strategi dasar dalam pembelajaran menurut

Rabu, 26 September 2012

Makalah Psikolinguistik


Bab I
Pendahuluan
A.    Latar Belakang
          Keberhasilan sebuah pembelajaran bahasa akan sangat bergantung pada komponen yang terlibat dalam pembelajaran. Komponen tersebut di antaranya adalah siswa sebagai subjek didik dan materi pembelajaran bahasa yang dipelajari oleh siswa. Karena itulah, dalam pembelajaran bahasa pemahaman tentang psikolinguistik dipandang penting. Melalui psikologi dipelajari mengenai siswa dan melalui linguistik dipelajari mengenai materi bahasa. Melalui interdisiplin ini dapat dipahami proses yang terjadi dalam diri siswa ketika memahami materi bahasa.

              Pembelajaran merupakan suatu sistem. Artinya, pembelajaran merupakan satu kesatuan yang terdiri atas berbagai komponen yang saling menunjang. Karena itu, keberhasilan pembelajaran akan ditentukan oleh komponen-komponen yang terlibat dalam pembelajaran tersebut. Komponen-komponen tersebut adalah guru, siswa, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode dan teknik pembelajaran, evaluasi, serta sarana yang dibutuhkan.

            Demikian pula dalam pembelajaran Bahasa, agar pembelajaran bahasa berhasil, komponen-komponen tadi harus diperhatikan. Pernyataan di atas mengisyaratkan bahwa dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran bahasa, bukan hanya faktor guru dan materi pembelajaran bahasa yang harus diperhatikan, siswa pun sebagai subjek didik harus diperhatikan demi keberhasilan pembelajaran.


B.     Masalah
a.       Seberapa eratkah hubungan antara psikologi dan linguistic?
b.      Bagaimana hubungan psikolinguistik dengan ilmu-ilmu yang lainnya?

C.     Tujuan dan Manfaat
c.       Mengetahui penjabaran istilah psikolinguistik menurut para ahli.
d.      Mengetahui hubungan antara psikologi, linguistic, dan ilmu-ilmu lainnya.


Bab II
Pembahasan

A.    Psikolinguistik

Pada  awalnya,  psikolinguistik  bukanlah  ilmu  mandiri  yang  dikaji secara khusus. Psikolinguistik merupakan ilmu yang dikaji secara

Minggu, 23 September 2012

Analisis Puisi Karang Hantu


KAJIAN PUISI
KARYA WAN ANWAR

Analisis sesuai Irama
“Karang Hantu”
Kemanapun kepadamu ingin kutunjukkan kerasnya hidup
Pada kata kemanapun nadanya terdengar datar (mentrum), terdengar garang. Pada kata kepadamu ingin ku tunjukan sajaknya bertekanan kemudian diikuti kata bertekanan yang terdengar datar. Pada kata kerasnya hidup terdengar lirih, dan naik turun (ritme). Maknanya penyair ingin menunjukan betapa keras kehidupannya, betapa perihnya kehidupan yang dia alami.

matahari berkali-kali menggelincir dari dekapan
pada kata matahari terdengar lirih. Pada kata berkali-kali terdengar bersemangat, jelas pada konsonan “r” dan sama pada kata menggelincir konsonan juga tedengar jelas penekanan nada naik. Pada kata dari dekapan penekanan nada turun, lirih, dan bertempo lambat. Maknanya sebuah usaha dan harapan yang sia-sia.

Dan pagi sering terlalu singkat menghampiri
Pada kata pagi penekanannya artikulasinya terdengar jelas,dan temponya lambat. Kata sering terlalu  singkat berawal dari datar kemudian penekanannya naik pada akhir kata dan bertempo sedang.  Kata menghampiri terdengar datar dan bertempo lambat. Maknanya